IMPLEMENTASI ALGORITMA RUN LENGTH ENCODING UNTUK PERANCANGANAPLIKASI KOMPRESI DAN DEKOMPRESI FILE CITRA

Isi Artikel Utama

Cut Try Utari

Abstrak

Komunikasi data merupakan kegiatan yang sering dilakukan dalam bidang teknologi informasi. Komunikasi data itu sendiri berhubungan erat dengan pengiriman data dengan menggunakan sistem elektronik dari satu terminal komputer ke terminal komputer  lain. Namun, yang terkadang menjadi kendala yaitu besarnya ukuran data / file  yang akan dikirimkan. Ukuran file citra relatif besar dibandingkan data / file dengan format teks, yang membutuhkan memori yang besar dalam melakukan penyimpanan maupun dalam transmisi (pengiriman gambar) melalui media komunikasi. Semakin besar data / file maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan transfer data dan sebaliknya semakin kecil data / file  maka semakin cepat dalam melakukan transfer data. Pengiriman data dengan ukuran besar terkadang dapat beresiko tidak dapat tertampung pada media penyimpanan dan tersampaikan atau gagal terkirim serta dapat memperkecil kapasitas kosong pada memori media penyimpanan. Untuk itu perlu dikembangkan aplikasi untuk kompresi citra. Kompresi citra bertujuan untuk meminimalkan kebutuhan memori dalam mempresentasikan citra digital dengan mengurangi duplikasi data. Kompresi data berarti suatu teknik untuk memampatkan dalam citra sehingga memori yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit daripada representasi citra data agar diperoleh data dengan ukuran  yang lebih kecil dari pada ukuran aslinya sehingga lebih efisien dalam menyimpannya serta mempersingkat waktu pertukaran data tersebut. Kajian ini membahas kompresi citra yang memiliki kelompok derajat nilai keabu-abuan (grayscale) yang sama. Metode Run Length Encoding digunakan dalam kompresi citra dengan melakukan pengelompokan nilai derajat keabu-abuan yang sama dan menyimpannya dalam format rle yang tidak bisa dilihat. Agar file citra yang terkompres dapat dilihat kembali, maka dilakukan proses dekompresi dengan cara mengembalikan nilai derajat keabu-abuan yang sama atas citra tersebut. Dengan dibangunnya aplikasi ini, ukuran file citra dapat lebih kecil sehingga dapat mempercepat dalam proses pengiriman maupun penyimpanan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
C. T. Utari, “IMPLEMENTASI ALGORITMA RUN LENGTH ENCODING UNTUK PERANCANGANAPLIKASI KOMPRESI DAN DEKOMPRESI FILE CITRA”, JTM, vol. 5, no. 2, hlm. 24–31, Feb 2017.
Bagian
Articles

Referensi

Subarkah, A.F. 2010. Rancang Bangun Aplikasi Kompresi File Menggunakan Metode LZW berbasis Java. UIN Malang : Teknik Informatika.

Sutoyo, T., Mulyanto, E., Suhartono, V., Nurhayati, D.O., Wijanarto.2009. Teori Pengolahan Citra Digital. Yogyakarta: Andi.

Priyanto, Budi. 1992. Dasar-dasar Pengolahan Citra. Jakarta : Elexmedia Komputindo.

Menovita. A. 2010. Implementasi Algoritma Huffman Pada Kompresi Citra BMP. USU : Ilmu Komputer.

Murni, Aniati dan Setiawan, Suryana. 1992. Pengantar Pengolahan Citra. Jakarta : Elexmedia Komputindo.

Munir, Rinaldi. 2004. Pengolahan Citra Digital dengan Pendekatan Algoritmik. Jakarta : Informatika.